Aku Rindu
Magrib tiba. Sekian senja sudah kulewati dengan begitu hambar. Aku benci keadaan ini. Segala sesuatunya begitu tak bernyawa. Aku benar-benar tak bergairah dengan apa pun. Aku rindu dengan keadaan beminggu-minggu yang lalu, di mana sosok nyata kakak lelakiku satu-satunya berada dekat denganku.
Aku rindu kakakku. Tak ada lagi yang kurindukan selain dia!! Aku rindu tawanya ketika kami menonton televisi bersama. Aku rindu akan segala cerita dan semua tentangnya. Tapi kenapa, waktu tak pernah mengizinkanku untuk bertemunya? Waktu terus saja mengungkungku dengan rindu yang tak bertepi :'(
Comments
Post a Comment