Masih
Aku tersenyum membaca isi blog-blogku terdahulu. Rasanya lama sekali aku tidak menuliskan sepenggal kisahku di sini. Terlalu banyak.
Februari. Bulan yang menurutku paling membuatku sangat terpuruk. Empat bulan sudah berlalu, namun hatiku masih belum terbiasa melupakan semua yang terjadi di Bulan Februari. Dan malam ini, dengam ditemani lagu milik Peterpan yang berjudul Yang Terdalam, aku bernostalgia dengan masa-masa itu. Masa-masa yang sangat menguras air mata, dan tak akan pernah bisa aku lupakan.
Empat bulan sudah berlalu, namun luka ini masih belum kering, cinta ini terus saja tumbuh, rindu ini selalu menjelma napasku sendiri, dan parahnya, aku selalu terjerat di dalamnya. Banyak sekali yang membantuku naik ke atas, namun hatiku selalu berbisik untuk tetap tinggal.
Tuhan ... hatiku lelah, namun hatiku pula yang meminta untuk tetap tinggal. Kalau saja suatu saat nanti luka ini disembuhkan oleh orang lain, aku berjanji akan menyingkir dari hidupnya. Selamanya ...
Comments
Post a Comment