Kamu
Soreku yang lalu masih kamu. Pun petangku yang usang adalah kamu. Hingga pekat menyusup ke ujung kepala, namamu masih nyalang.
Untuk sebuah nama,
Perjalanan yang tanpa batas~
_Naa
All that I see, that I hear, and that I feel... Merajut aksara ... Menghimpun paragraf ....
Comments
Post a Comment