Kamu

Tak bisa kuhitung berapa puluh kali kaudatang ke dalam mimpiku. Yang kuingat adalah, kau selalu hadir di saat mata ini terlelap. Bahkan di tengah gemuruh petir yang bersahut-sahutan pun, kau masih setia menemaniku di dalam mimpi. Apa karena aku terlalu sering memikirkanmu? Ah, tidak juga. Banyak yang aku kerjakan, jadi mana mungkin aku memikirkanmu? Tapi... aku tidak bisa memungkiri, bahwa sampai detik ini, aku belum bisa melupakanmu.

Hei... Kau temanku. Mana mungkin aku mengatakan perasaan sesungguhnya yang aku rasakan kepadamu? Kita dekat, tapi aku selalu berusaha menjauh. Kau tahu kenapa? Karena aku tak ingin tersiksa dengan perasaanku sendiri. Tapi kau selalu menyadari itu. Saat aku mengabaikanmu, kau tak pernah tak berkomentar kepadaku.

Andai kau tahu, aku ingin berbicara lebih banyak kepadamu. Bertanya apa yang sebenarnya terjadi padamu. Penampilanmu lusuh, wajahmu tak terlihat segar seperti biasanya. Apa yang salah denganmu? Kau ada masalah? Selalu itu yang aku ingin tanyakan. Tapi apa daya, semua tertahan dalam hati ketika aku melihatmu, melihat matamu. Aku tak pernah sanggup berbuat lebih, walau kau selalu menunjukkan perhatian yang sengaja kuabaikan. Bahkan termasuk meledekku, aku rasa itu sebuah perhatian darimu yang tak kaulakukan pada teman gadismu yang lain.

Aku tak pernah berharap banyak bagimu. Apalagi ada seorang gadis yang mungkin masih kausukai. Gadis yang sangat tidak aku suka. Tapi apa boleh buat. Terkadang aku harus melihat kedekatan kalian dalam jarak yang dekat. Dan aku semakin yakin untuk menjauhimu. Tapi kau selalu bisa menggagalkan itu semua. Aku bingung harus bagaimana. Dan secara tidak sadar, kau membuatku terjebak.

Kau tahu? Aku selalu berusaha mencuri untuk melihatmu. Melihat wajahmu yang tampan. Tapi kenapa hatiku mengganjal. Aku takut kamu sedang dalam masalah. Karena kau tak bisa menyembunyikan itu dariku. Aku bisa membacanya. Dan kauingat? Saat kau bercerita tentang kehidupanmu? Sungguh kaubuat aku tercengang tak percaya. Bahkan untuk merespon ceritamu, aku tak mampu. Aku tak pernah percaya kau ada dalam lingkaran itu. Tapi aku yakin kau pasti bisa mengatasinya :')

Comments

Popular Posts