Rasa ini (?)
Lima bulan telah berlalu. Rasa ini masih betah juga mendiamiku. Mendiami hari-hariku. Mendiami malam-malamku. Berkali-kali aku mengusir rasa yang entah apa namanya ini, namun berkali-kali pula rasa ini hadir seperti tak tahu waktu, tak tahu malu.
Kepalaku sering sekali uring-uringan dan tidurku sering sekali terbangun pada jam-jam tak terduga. Parahnya, dadaku sering sekali sesak secara tetiba dan membuat suasana hatiku rusak seketika. Aku benci harus merasakan hal ini. Lebih benci lagi, aku merasakannya sendirian. Sen-di-ri-an!
Aku pernah membaca sebuah kata-kata, yang di dalamnya mengatakan bahwa jika kita menyukai seseorang lebih dari empat bulan, maka rasa itu adalah cinta.
Keningku berkerut seketika mendengar kata itu. Cinta? Aku tak yakin paham dengan hal itu. Rasanya masih terlalu dini untuk memahaminya, atau terlalu naif? Mungkin bisa keduanya. Lalu, bagaimana aku menyikapinya? Aku ingin menghilangkannya. Oh, tidak, aku ingin berdamai saja. Sudah cukup, kan?
Comments
Post a Comment