Salah, ternyata Aku Salah!
Capek!!
Itulah kata pertama yang tepat untuk apa yang aku rasakan sekarang. Silaturrahmi itu menyenangkan, tapi capek! Seperti saat sekarang ini.
Orang rumah tepar, kecuali aku dan masku yang memang suka begadang. Dan inilah saatnya aku menyadari semuanya.
Postinganku sebelumnya salah.
Aku tidak menyedihkan, malah aku beruntung walaupun satu moment indah dan suci harus kulewatkan. Tapi Allah punya alasannya sendiri. Untuk seminggu ini aku diliburkan salat karena Allah tahu aku pasti capek. Allah sayang padaku. Tapi harusnya Allah lebih sayang Mama dengan memberikan toleransinya. Tapi entahlah. Aku tak bisa menyimpulkan pernyataan seperti tadi. Aku percaya Allah sayang kepada semua ummat-Nya, termasuk aku.
Oya, sebenernya banyak cerita untuk hari ini. Aku kedatangan tamu yang kutunggu dari Situbondo, keluarga dari Mama. Aku ketemu sepupuku, Sherly dan lainnya. Dilanjut dengan ke rumah nenekku, aku membuat sedikit kenangan dengan menumpahkan teh gelas yang aku genggam. Nenekku sangat cerewet, dan aku hanya bisa tertawa tanpa dosa. Trus bla bla bla... malamnya aku maen-maen ke tetangga, baru pertama kalinya setelah aku bukan lagi anak kecil. Sensasinya benar-benar berbeda. Dan aku menikmatinya. Walau agak sedikit deg-degan karena satu kejadian tadi. Sudahlah tak usah dibicarakan, hihihi...
Yang jelas hari ini seru. Jangan hiraukan cerita di atas yang garing, padahal aslinya beneran seru kok! Dan aku batal untuk jadi orang yang menyedihkan. Aku tetap jadi cewek yang beruntung.
Selamat malam, selamat tepar :)
Comments
Post a Comment