VI
Ji ... aku sedang di perjalanan menuju Bangkalan sekarang. Aku senang tadi pagi kita bertemu. Dalam basah embun dan hangat mentari aku menemukanmu, aku melihatmu. Hatiku damai, Ji. Bagaimana denganmu? Masih berteman debukah? Kuharap kau selalu sehat di sana.
Waktumu untuk menyelesaikan misimu tinggal sebentar lagi, Ji. Aku berharap kamu bisa mengatasinya dan kita bisa bertemu lagi, sehingga kamu bisa menepati janjimu padaku.
Saat ini aku sedang tersenyum jahil, Ji. Kamu begitu khawatir dan marah saat aku mengatakan sendirian pergi ke Bangkalan. Tenang, Ji, aku bersama sahabatku. Banyak yang menjagaku walau tangan-tangan mereka tak tergapai, termasuk kamu :-)
Comments
Post a Comment